Toleransi... toleransi...
toleransi, aku mulai dari mana yah?, sebenernya ini adalah penyakit lama di
Negara kita. Namun seiring berjalanya waktu, penyakit ini kian semakin parah
dan udah jadi “cancer”(tulisanya bener ga sih? wkwk) , Toleransi di Negara kita
itu bukan sebuah Cahaya, bukan suatu yg bisa kita banggakan, melainkan suatu “AIB”
yang menjijikan!
Siapa sangka sih di negara yang
indah, mempunyai beranekaragam bahasa, budaya dan Agama ini malah tersembunyi
suatu yang menjijikan yang bernama Toleransi. Yap, sesuai blog ini yang aku
tulis mengandung beberapa “PROPAGANDA dan Shitposting”(serem euy).
Tapi, bukanya Toleransi itu
adalah suatu yang harus kita pertahankan, sebarkan, dan kita kuatkan? Iya emang
gitu HARUSNYA.
Tapi di Indonesia, Toleransi itu hampir ga ada sama sekali, ga
percaya? Ya mungkin kalian ga bakal percaya sama omongan ku, tapi kalian bisa
lihat gambar di bawah ini yang menunjukan bahwa tingkat “TOLERANSI” di Indonesia
berada di urutan bobrok.
Masih bingung dengan penjelasan
ku? Oke, aku bakal ceritakan apa motifasi saya membuat shitposting seperti ini.
Waktu itu, ada temanku yang menulis
status di FB’nya bahwa dia mengeluh dan memprotes atas ketidak adilan atas
perlakuan beberapa Oknum “yang mengatas namakan Agama” menghina salah satu
tokoh masyarakan yang “se-agama dan se-ras” dengan dia. Dia bilang, bahwa
setiap agama harus di perlakukan sama karena ini negara NKRI, khususnya agama
dia yang merupakan minoritas di negara ini, dia mencaci para oknum tersebut dan
orang yang segama dengan para “oknum” tersebut juga mendukung tindakan dia... ,
aku anggap itu hal yang wajar sih,
Namun, beberapa hari kemudian,
saat aku ga sengaja menemukan seseorang yg meng-Share suatu Meme yang mengolok2
Agama si”Oknum” tersebut, membuat suatu lelucon yang bersifat rasialis. Ada
banyak orang yang tertawa akan isi konten meme tersebut yang sudah dipastikan
tidak seagama dengan Agama yang di buat meme tersebut dan beberapa komentator
juga memprotes meme tersebut dan meminta untuk di hapus karena itu menghina Agama
mereka.
Lalu aku terkejut melihat ada seseorang yang tertawa bahkan menghina
Agama yg di jadikan lelucon tersebut, dan orang itu tidak lain tidak bukan
adalah Teman saya yang tempo hari membuat status di FB’nya yang bilang “setiap
agama harus diperlakukan sama” MIRIS bukan?
Well, dari sini kalian sudah
paham, kan? Apa motifasi saya membuat Shitposting seperti ini? Tapi, apakah
hanya karena perbuatan seorang teman yang ”LABIL” itu membuat saya menulis
artikel ini? Tidak hanya itu kawan, ada banyak orang di Indonesia yang punya
pikiran serupa dengan teman saya tadi, dan juga keadaan di Indonesia saat ini
akan kesadaran toleransi sejati ini minim...
Aku gak masalah jika kalian yang
berbeda agama denganku bilang “Kamu bakal masuk neraka soalnya kamu tidak
menyembah Tuhanku” atau menyebut aku Kafir atau Domba yang tersesat dan
sebagainya, tentu saja aku ga keberatan, karena emang itu juga termasuk dalam
ajaran Setiap agama kan? Toh aku juga ga bakal menyembah Tuhan kalian dan
Kalian juga tidak akan menyembah Tuhan ku, dan kalau dipikir-pikir “kita adalah
KAFIR bagi agama orang lain” . Tapi bisakah kalian saling menghormati dan
melindungi Agama orang lain?
JIKA aku adalah seorang Presiden
Diktator di suatu negara dan membenci Indonesia, dan berpikir untuk berperang
dengan Indonesia. Dengan melihat keadaan sekarang, mungkin aku enggak akan
mengirim bala tentara ku untuk menginvasi Indonesia, untuk apa aku korbankan
nyawa para tentara ku yang berharga untuk menyerang Negara yang miris ini? Yang
akan ku lakukan adalah aku akan mengirim segelintir orang yang pintar membuat
berita HOAX dan Mengadu domba untuk menghancurkan negara ini. Mudah, tidak
perlu mengorbankan nyawa tentara ku, dan hampir tanpa biaya.
Kalau keadaanya seperti ini terus
dan tidak berubah, mulai lah dari sekarang kalian Rajin berolahraga, belajar
merawat senjata, membidik “menggunakan” senapan(bukan membidik senapan, kalo
kamu ngerti apa maksudku), belajarlah strategi perang(aku merekomendasikan buku
“Sun Tzu”) karena mungkin 20tahun kedepan Negara ini bakal terpecah
belah(semoga saja tidak tentunya).
Gimana jika
kalian sedang berjalan bersama teman kalian, dan tiba-tiba ada seseorang yang
menghina teman kalian itu. Apakah kalian juga akan menertawakan teman kalian
dan ikut mempermalukanya? Atau kalian marah? Tentu saja kalian akan menjawab “MARAH”
bukan?
Aku harap hal tersebut bisa kalian pertahankan, MARAH lah jika ada orang lain menertawakan soal Agama orang lain.
Aku harap hal tersebut bisa kalian pertahankan, MARAH lah jika ada orang lain menertawakan soal Agama orang lain.
Bahkan beberapa orang terkenal
melakukan hal serupa...
Contohnya :
1. Kalian
kenal Mahatma Gandhi? Seorang Bapak anti Kekerasan yang menginspirasi Dunia, Pada 30 Januari 1948, saat Gandhi berada di New
Delhi ada seorang fanatik dari agama Hindu yang membunuhnya dengan senjata
karena Gandhi yang beragama Hindu saat itu dinilai memihak pada agama Islam.
2. Marahnya
Nabi Muhammad S.A.W terhadap seorang yang menyakiti “Kafir Dzimi(non muslim
yang berdamai)
“Barang siapa menyakiti
Kafir Dzimi, Maka Aku(Rasulullah) akan menjadi lawanya di hari kiamat”
(Hr.Muslim)
3. Bunda
Theresa , Beliau merawat, mengajar, dan memberi perlindungan bagi anak-anak
hindu di India
.
dan masih banyak lagi para pendahulu kita yang ingin kita tau akan Toleransi yang sesungguhnya.




Comments
Post a Comment